Perbedaan Kuliah Jerman-Indo(Part 1)
Tulisan ini bukan untuk menilai mana yang lebih baik. Hanya memberi informasi apa sih yang berbeda.
Di Jerman terutama di universitas-universitas besar, hubungan Professor dengan mahasiswa tidak dekat, mahasiswa hanya berhubungan langsung dengan asistennya yang biasanya bergelar Diplom. Diplom ini gelar akademik yang hanya ada di Jerman, setara dengan master atau magister. Untuk thesis pun, mahasiswa tidak berhubungan langsung dengan Professor, tetapi hanya dengan asistennya, yang dalam waktu bersamaan juga sedang mengambil program Doktorand, istilah Jerman utk S3, di chair yang sama. Kalau di FH kecil, hubungan mahasiswa dengan professor cenderung lebih cair seperti yang saya alami ketika kuliah di FHFurtwangen dulu sebelum di RWTH Aachen. Bahkan sang professor sempat beberapa kali mengajak kami makan atau sekedar minum kopi di kafe. Wah, dosen Indo juga nggak ada nih yg seperti ini:).Materi yang diajarkan saat kuliah dalam 1 semester sangat banyak. Saya mengambil ulang Introduction to Database di Jerman, dan membandingkan dengan yang saya pelajari saat S1 di Indo. Materi di Indo 1 semester hanya diajarkan 2 minggu disini. Bayangkan…luas dan banyak sekali yg dijejali. Hmmm…kok bisa? Iya, utk lebih mendalami, maka tiap minggu ada Assignment seperti TP(Tugas Pendahuluan sebelum praktikum)-lah, yang isinya materi pertanyaan practical juga theoritical. Wah…untuk menjawab Assignment ini, waktu yg dibutuhkan sangat lama, bahkan bisa berhari-hari . Ampun deh….Slide kuliah nggak cukup pokoknya…Alhamdulillah koneksi internet di Jerman sangat bagus cepat sekali untuk mencari info2 kuliah tambahan…hampir setiap rumah ada internet dan harganya murah dibanding Indo. Jadi mikir klo pulang ke Indo…masih mending y klo bisa internetan di kantor. Weekend biasanya waktu ngerjain Assignment, sebaiknya cari anggota kelompok yg enak diajak kerjasama supaya nggak stress sendiri bisa bagi-bagi tugas. Biasanya soal Exams diambil dari Assignment2 ini.
Universitas di Jerman memiliki program seminar yang mirip seminar TA (Tugas Akhir) untuk melatih mahasiswa menulis, menguasai topik tertentu dan presentasi, tapi ini bukan bagian dari tugas akhir. Juga ada praktikum, seperti lab-session klo di STT. Lab session klo jurusan saya di RWTH Aachen cuma 1 kali. Lain halnya di FH, practical part-nya lebih banyak di banding University(di Jerman).
To be continued…
Fußnote:
FH=Fachhochschule, semacam University of Applied Science, statusnya tidak sama dengan University, di FH tidak bisa mengambil gelar S3, Diplom FH juga tidak sama dengan Diplom University karena Diplom University setara Master tapi tidak dengan Diplom FH(lebih rendah dari master).

Wah, mb Ratna, makasih buat informasinya.. tapi yang versi dua emang ga ada ya?
Btw, Ich mochte nach deutcschland studieren nachste jahre. Aber Ich bin verwirrt, wo sollte ich studiere? FH oder Uni..
viellecht konnen Sie mich einen e-mail schiken (oder msn/Y!), so wir konnen diskussionen machen?
(sorry for my Germany, still a newbie afterall) :mrgreen:
Danke
Maaf baru reply nih, saya baru melahirkan anak kedua, trus kemarin2 sakit dan anak harus diopname diRS lagi, nanti saya kirim email insyaAllah ya. Saya gak gerne publish email di public, jadi japri saja.Ok.Versi kedua, gak semper buat, wie gesagt lagi riweuh;)
ich mochte fragen uber im deutchland. ich will in deutchland bleiben,,